Entah kenapa...
Berbalik rasa saat bayangmu masih kuinginkan
Masih patutkah?Setelah semua kekacauan yg terjadi.Aku salah begitupun kamu.
Apakah hati tak lagi berbagi maaf?
Tak setitik debupun dendam kupunya
Walaupun hny bayangan ternyata km tetaplah raja dihatiku
Dan bayangan2 lain itu yg kutakutkan
Sekarat berdarah2 saat pedang mereka menikam persis di jantungku
Aku takut pada bayangan selain kamu
Rabu, 28 Desember 2016
Chapter 1
Kamis, 26 Mei 2016
Cinta yang lembut
Mendadak aku merindukan cinta yg lembut
Seperti whipped cream
Sejenis itukah?
Masih bisakah memory ini kembali?
Merasakan lembutnya cinta
Aku rindu kamu
Mengerti??
Semua tentang kamu
Bukan hanya tentang lembutnya cintamu
Antara malu atau aku angkuh
Aku mohon....
Kembalilah...aku butuh kamu.
Sabtu, 16 April 2016
Menunggu purnama
Aku menolak berdasar kepantasan
Bukankah hidup dikelilingi moral dan kepatutan
Hatiku menolak dr segala rasa nyaman
Bukankah aku rindu damai?
Cukup ada dipelukanmu tanpa daya dalam cinta
Aku tak lagi melawan
Jika sudah saatnya purnama tiba
Akan ku ucapkan janji cintaku
Kepadamu...kekasih yg selalu kutolak kehadirannya.
Selasa, 29 Maret 2016
Bimbang berteman ragu
Tidak mudah menjatuhkan hati
Kemudian cerita malam tentang berbagi
Cemburu itu semacam penyakit akut
Aku bertanya...
Semudah itukah membunuh rasa?
Berhenti saja jika peluh tak menjadi keluh
Namun semacam matahari yg pasti
Menyakitiku bukan ide yg baik
Senin, 28 Maret 2016
Bayang
Termakan matahari bayangmu hilang
Dia pergi selaksa lembayung senja
Aku murung...
Masih memikirkan kita di alam berbeda
Jika takdir kita menjadi surat
Bahkan tersiratpun tidak bila aku akan kehilanganmu
Cintaku masih sekuat dulu
Bercumbu dengan rindu tanpa pengharapan
Bayang...pergi,pelan,rapuh kuasaku pudar
Rabu, 23 Maret 2016
Jumat, 11 Maret 2016
Gemuruh debu
Sekuat tenagapun
Bergulung dan sisanya hanyalah debu
Saat mampu kau pungkiri sebait doa
Itu kebaikan jangan diam
Dipeluk dosa bertubi beracun
Dua...
Mengangguk rasa kelana
Aku milikmu berteman palsu yg bukan kamu
Sedikit saja seperti lalu
Gemuruhnya belum hilang
Diam disini kutemani
Jangan pergi.
Kamis, 10 Maret 2016
Kelabu di musim yg ranum
Ini musim ranum
Senyum,tawa dan tubuh nan berisi
Aku???
Masih tak bisa membandingkan biru dan hijau
Masih terlihat sama antara deburan dan gulungan ombak
Keduanya nirwana
Nanar mataku menatap kamu
Buram...terkikis air mataku yg jatuh
Jangan hilang...